Kau Lebih Baik Tahu

Besok sudah mulai puasa, banyak yang ingin saya ceritakan.
Hari ini dan hari-hari sebelumnya telah banyak bercerita tentang karakter teman-teman.
Ada dua topik yang ingin saya fokuskan.
Pertama, kita tidak pernah tahu kalau ternyata apa yang kita ceritakan atau katakan kepada orang lain ternyata masih diingat oleh dia, sedangkan kita sendiri telah melupakannya. Jadi, usahakan sebaik mungkin untuk mengatakan hal-hal yang bermanfaat untuk orang lain juga untuk diri kita pribadi.
Kedua, beberapa orang sangat tidak ingin untuk mengubah sikapnya karena dia berpikir itu sudah karakter dari keluarganya jadi tidak bisa diubah. Baiklah. Coba kita ambil contoh, misalnya kamu adalah orang yang berasal dari negara tropis yang biasa mengenakan pakaian agak tipis karena panas, kemudian kamu pindah ke negara yang beriklim sedang dimana ada musim dingin dan saat musim dingin kamu tetap mengenakan pakaian yang agak tipis, karena itu adalah style kamu. Karenanya kamu harus menerima konsekuensi jika suatu hari kamu sakit.
Sama halnya orang yang keukeuh dengan pendiriannya tentang karakternya yang tidak bisa diubah, maka dia harus mau menanggung konsekuensi atas hal yang mungkin akan terjadi padanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s