Rindu bercerita dengan sahabat

Sahabatku,
Aku tau kamu sekarang ada di mana, aku tau salah satu dari kita ada yg telah menikah, bahkan aku tau kalau salah satu dari kita sedang sedih.
Tapi taukah kamu, kalau aku di sini tidak jarang selalu merasa sendiri dan kesepian, bukan karena aku pendiam dan tidak ada orang yang berteman dengan ku. Namun karena belum ada sahabat yang aku temukan di sini, akupun tidak serakah menginginkan memiliki sahabat seperti kalian. Aku hanya ingin ada sahabat yang dengan ikhlas saling mendengarkan dan bercerita. Sebenarnya ada salah satu temanku di sini yang juga suka curhat pada ku, dia selalu bercerita dengan emosi yang kadang menggebu-gebu.^^ ada juga yang selalu mengeluarkan celoteh-celoteh ringan saat kuliah yang terkadang membuatku kesal… Maafkan aku teman.
Pernah suatu hari salah satu temanku yang bijaksana, berkata kalau orang dengan golongan darah A selalu merasa sendiri padahal di sampingnya ada/memiliki banyak teman. Aku hanya bisa tersenyum dan setelah aku pikirkan, ternyata memang benar apa yang dia katakan. Mungkin karena aku yang terlalu merasa tidak enak dan pendiam sehingga aku tidak mau bercerita pada teman-temanku di sini selain pada kamu, sahabatku. Mungkin juga karena suatu kali aku bercerita pada salah satu temanku di sini kalau aku merasa sesak napas dan dadaku sakit setiap kali sedih atau menangis, dia hanya bilang itu biasa. Apa benar? Dan ternyata sakit itu pun aku rasakan sesekali sampai sekarang.

Taukah sahabatku, beberapa hari ini aku suka membuat status di akun Facebook-ku. Banyak orang yang bilang kalau statusku galau, bahkan salah satunya adalah orang yang dekat denganku, tapi apakah dia tau kalau aku begitu karena sikap dia, dia berkata kenapa tidak membicarakannya langsung tapi pernahkah dia membalas sms-ku saat aku sedang dalam keadaan seperti itu?hmmm… Sudahlah, aku di sini bukan untuk membicarakannya. Sungguh, aku merindukan cerita dan tawa bahagia dari sahabatku ini, aku sayang kamu. Ingatlah, walaupun aku sekarang jauh dan mungkin jarang berkomunikasi dengan kamu, aku tidak akan melupakanmu sahabatku, karena kamu aku bisa seperti ini. Aku berharap kita dapat meraih impian dan kebahagian yang kita harapkan. Aku ingin cepat menyusul menjadi wanita karir, independent woman. Sampai suatu hari nanti kita bertemu di sebuah kedai mie ayam bakso 33 atau bahkan di sebuah restoran karena kita semua sudah bisa mendapatkan uang dari hasil kerja satu bulan.^^ Di sana kita akan menceritakan tahun-tahun yang kita lalui masing-masing, mungkin salah satu dari kita ada yang menceritakan bagaimana susahnya mengganti popok bayi.he he… Betapa indahnya suasana ini.
Kita sama-sama berdoa untuk hari itu ya sahabatku.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s